Translate

Selasa, 12 Januari 2016

Umroh Backpacker - Part I ( Behind the scene...)

Setahun yang lalu, saya dan  2 orang teman berencana melakukan perjalanan ke Turki plus Umroh. Ke Turki dulu di akhir tahun 2015, dan lanjut menjalankan Umroh di awal tahun 2016. 
Saat itu, saya memang lagi pengeeeennn banget ke Turki. Dan tanpa pikir panjang soal cuaca saat Desember bagaimana, dan lain-lainnya pas ada yang ngajak saya langsung OKE. 
Perjalanan ini akan kami lakukan dengan ngincer tiket promo, yaaa kita mau perjalanan yang murah meriah berkah hehehee.. 

Awal tahun maskapai AirAsia banyak mengeluarkan tiket promo. Dan saat itu yang keluar harga promo adalah rute Jedah - Kualalumpur. Untuk menyelamatkan seat promo yang jumlahnya makin berkurang, kami sepakat melakukan pemesanan tiket Jedah - Kualalumpur (*selanjutnya disingkat Jed-Kul) dahulu. Jadi, kami beli tiket pulang dulu.. rencana setelah dari Turki adalah Umroh, maka pulang dari Jedah. Tiket kami issued : Jed-Kul : 10 Januari 2016. 

Sambil menunggu promo tiket Jakarta - Istanbul, saya mulai mencari informasi tentang Turki. Dan uppppssss, ternyata Desember itu winter...musim dingiiinnn... di Puncak Pass aja, saya kedinginan dan gak tahan, gimana dengan musim dingin di Eropa???? 
Kebetulan ada teman yang pernah ke Turki di akhir tahun, dan karena dia sangat mengenal saya, dia menyarankan saya untuk mencari bulan lain saja jika ingin ke Turki, daripada disana nanti gak sanggup kemana-mana karena kedinginan. 

Dengan berat hati, hal ini saya sampaikan ke teman saya yang akan melakukan ke Turki bersama. Sempat agak gak enak hati, dan lain sebagainya tapi ya harus ada keputusan. 
Keputusannya adalah saya gak jadi ikut ke Turki, namun insyaALLAH akan tetap menjalankan ibadah umroh dengan waktu sesuai dengan tiket pulang yang sudah saya beli sebelumnya. 

Hiks, gak gampang... Karena umroh itu bukan kaya piknik ke kota atau negara lain, yang bisa bebas keluar masuk. Masuk kota Mekah & Madinah gak gampang. Apalagi dengan visa umroh. 
Saya mulai mencari informasi keberangkatan Umroh Backpacker di Grup Ayo Ke Mekah yang kira-kira jadwalnya mirip dengan tiket kepulangan saya, maksudnya selanjutnya saya akan membeli tiket keberangkatan menyesuaikan dengan jadwal yang sudah ada grup nya. 

Ternyata rata-rata, grup berangkat setelah tanggal 5 Januari. Kalo berangkat setelah tanggal 5, cuma 5 hari doank di tanah suci , ngapain ?? 

Saya juga mencoba mencari beberapa travel yang menjual paket umroh, saya mengajukan untuk beli paket tanpa tiket pulang. Tapi gak ada yang bersedia.

Bismillah, saya pesan tiket dari Jakarta - Jedah, keberangkatan tanggal 3 Januari 2016. 
Harapan saya, saya beli aja dulu tiketnya siapa tau nanti ada yang akan bergabung tinggal menyesuaikan dengan tiket saya. 


Rencana perjalanan saya relatif singkat. Hanya seminggu saja. Dan sementara memang jumlah peserta hanya saya dan suami. Jadi, setiap ada yang tanya rencana perjalanan ini mereka akhirnya mundur dan memilih grup yang pesertanya lebih banyak dan waktunya lebih lama.

CEO alias owner grup AyoKeMekah (AKM) alias dedengkot Umroh Backpacker meyakinkan saya, bahwa kami berdua bisa masuk ke tanah suci walaupun hanya berdua. 
Bagaimana dengan visa ? Mba Butet bilang "saya akan bantu" , dan banyak pertanyaan bagaimana ..bagaimana..bagaimana lainnya, semua dijawab dan dijelaskan cara dan trik nya.. 
Namun, saya yang memang penuh keraguan dan ketakutan masih saja bertanya , kalo gini gimana ... kalo gitu gimana.. sampai akhirnya Mba Butet pun bilang " Ya, minta tolong aja sama ALLAH... " 

Mulai dari situ lah... Mulai berserah, pasrah... 
"..kalau memang perjalanan ini baik bagiku dan suamiku, mudahkanlah. Namun, jika tidak aku yakin ketentuan-MU lebih indah dan berilah keikhlasan kami untuk menerimanya."


Tiket PP sudah di tangan, selanjutnya menyerahkan manifest dan passport plus dokumen pelengkap  ke travel Kafilah Akbar yang akan mengurus visa dan Land Arrangement (LA) selama di tanah suci.

Hasbunallah wa ni'mal wakiil.......Laa hawla wala kuwata illa billah... 

**bersambung.....




Tidak ada komentar:

Posting Komentar